Pengunjung memilih lauk secara prasmanan di Warung Bu Andrik di kawasan Gunung Anyar, Surabaya.
Sumber: Dokumentasi Pribadi Jejak Warta
JEJAK WARTA, SURABAYA - Di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok, warung makan sederhana tetap menjadi pilihan utama bagi mahasiswa. Salah satunya adalah Warung Bu Andrik yang berada di kawasan Jalan Gunung Anyar Jaya, Surabaya.
Tempat makan ini cukup dikenal di kalangan mahasiswa, khususnya di sekitar UPN Veteran Jawa Timur. Lokasinya yang dekat dengan kampus membuatnya mudah dijangkau, terutama bagi mahasiswa yang tinggal di kos sekitar area tersebut.
Warung Bu Andrik menyajikan berbagai hidangan masakan rumahan dengan sistem prasmanan. Pengunjung dapat langsung memilih lauk sesuai selera, mulai dari ayam, ikan, hingga sayur-mayur, serta berbagai jenis hidangan pendamping lainnya. Pilihan lauk yang tersedia pun cukup banyak hingga mencapai lebih dari 30 jenis.
Warung ini ramai dikunjungi, terutama pada jam makan siang. Selain mahasiswa, pengunjung juga berasal dari kalangan pekerja di sekitar lokasi. Suasana warung yang sederhana dengan pelayanan yang cepat menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.
Infografis Profil dan keunggulan Warung Bu Andrik sebagai solusi makan hemat bagi mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur.
(Jejak Warta/Fathinah Najla’ Islamiah)
Azka, mahasiswa UPN Veteran Jawa timur jurusan Administrasi Publik, menyebutkan bahwa harga di warung ini relatif terjangkau. Ia mengaku cukup sering makan di tempat tersebut.
“Menurut saya, makanan di sini lebih seperti masakan rumahan dengan harga yang terjangkau. Hal ini sangat membantu saya sebagai mahasiswa yang tinggal di kos,” ujar azka.
Ia juga menyebutkan bahwa warung ini sering menjadi pilihan saat dompet mulai menipis. “Pernah, ketika kebutuhan kos belum terpenuhi, warung ini cukup membantu karena harganya masih terjangkau,” ungkapnya.
Hal ini juga disampaikan oleh Nanda, seorang mahasiswi UPN Veteran Jawa Timur jurusan Manajemen. “Pilihan lauknya banyak, jadi saya yang biasanya cukup pilih-pilih makanan jadi lebih mudah menentukan menu,” ujarnya. Nanda menambahkan, untuk sekali makan, ia biasanya mengeluarkan sekitar Rp14 ribu hingga Rp18 ribu, tergantung lauk yang dipilih.
Di tengah banyaknya pilihan kuliner di Surabaya, warung sederhana seperti Warung Bu Andrik tetap memiliki tempat tersendiri di hati mahasiswa. Keberadaannya tidak hanya sekadar tempat makan, tetapi juga menjadi solusi sebagian mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.
Fathinah Najla’ Islamiah/Mutiatul Hasanah
.png)
Komentar
Posting Komentar